• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 16, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Nasional

Keterangan Taufik Hidayat Berbeda Dengan Korban, Polisi Buka Posko

admin
25 Juni 2026
- Nasional, Pidum
0 0
Keterangan Taufik Hidayat Berbeda Dengan Korban, Polisi Buka Posko
993
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

Bandung-BumiJurnalis: Pelarian panjang Taufik Hidayat, buronan kasus penyekapan dan dugaan penganiayaan yang menghebohkan publik, akhirnya berakhir. Setelah tiga tahun masuk dalam daftar pencarian, Taufik berhasil ditangkap aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah kepolisian membentuk tim khusus untuk memburu tersangka yang selama ini berpindah-pindah lokasi guna menghindari kejaran petugas dan menyembunyikan jejak kejahatannya.

Baca Juga

Pernah Hina Pedagang Es, Gus Miftah Disebut Terima Rp100juta Hasil Korupsi

Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi

Soroti Serangan terhadap Akun Jaksapedia, Bro Ron Dihujat Buzzer

Meski telah diamankan, penyidik mengungkapkan bahwa keterangan yang disampaikan Taufik Hidayat hingga saat ini masih belum sinkron dengan pengakuan para korban.

BACA:  Gubernur Bobby Nasution Ajak HMI Terlibat Penerapan Restorative Justice di Sumut

Perbedaan keterangan tersebut kini menjadi fokus pendalaman penyidik untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi dalam kasus penyekapan yang menyita perhatian publik tersebut.

“Saat ini penyidik masih melakukan sinkronisasi dan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang diperoleh, baik dari tersangka maupun korban,” ungkap sumber kepolisian.

Sebelum ditangkap, Taufik disebut sempat dilanda kepanikan setelah kasus yang menjeratnya viral di media sosial dan menjadi sorotan nasional. Dalam kondisi terdesak, ia berulang kali menghubungi mantan rekan kerjanya, Dadang Ahyar Ismail, untuk meminta bantuan dan mencari jalan keluar.

Menurut Dadang, tersangka sempat meminta perlindungan serta meminta saran agar bisa terlepas dari persoalan hukum yang dihadapinya. Namun setelah melalui komunikasi yang intens, Taufik akhirnya luluh dan bersedia mendatangi rumah saksi sebelum kemudian menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

BACA:  Pernah Hina Pedagang Es, Gus Miftah Disebut Terima Rp100juta Hasil Korupsi

Dalam upaya mengungkap kemungkinan adanya korban lain, kepolisian juga membuka posko pengaduan khusus bagi masyarakat. Posko tersebut ditujukan untuk menerima laporan dari siapa saja yang merasa pernah menjadi korban Taufik Hidayat atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penyidikan.

Langkah itu dilakukan untuk memperkuat alat bukti sekaligus mengembangkan perkara yang masih terus berjalan.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengecam keras dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka.

Ia menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas tanpa pandang bulu.

BACA:  Gerai Koperasi Merah Putih Tutup Serentak, Pengelola Protes Upah Rp76 Ribu dan Tanpa Kontrak Kerja

Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) turut melakukan koordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, serta lembaga perlindungan saksi dan korban guna memastikan hak-hak korban terpenuhi.

Kementerian juga meminta agar penanganan perkara dilakukan secara maksimal dengan mengacu pada seluruh ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) apabila ditemukan unsur pidana yang relevan.

Kini Taufik Hidayat mendekam di sel khusus Polda Jawa Barat sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan guna mengungkap seluruh fakta di balik kasus yang mengguncang publik tersebut.

Apabila terbukti bersalah, tersangka akan menghadapi sanksi pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku atas seluruh perbuatannya.(Red)

Tags: Abang kandung minta cabut mataDiduga psikopatPelaku penyekapnPolisi Buka posko pengaduanTaufik Hidayat
SendShare111Tweet70Share
Kembali

Dua Remaja Putri Disekap 4 Hari di Hotel Kendari, Dijual Lewat Aplikasi

Lanjut

Tragedi di Perairan Busan! Dua ABK Indonesia Masih Hilang

Baca Juga

Pernah Hina Pedagang Es, Gus Miftah Disebut Terima Rp100juta Hasil Korupsi
Korupsi

Pernah Hina Pedagang Es, Gus Miftah Disebut Terima Rp100juta Hasil Korupsi

15 Juli 2026
Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi
Entertainment

Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi

15 Juli 2026
Soroti Serangan terhadap Akun Jaksapedia, Bro Ron Dihujat Buzzer
Nasional

Soroti Serangan terhadap Akun Jaksapedia, Bro Ron Dihujat Buzzer

13 Juli 2026
PDIP: Periksa Menteri ESDM Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU
Ekonomi

PDIP: Periksa Menteri ESDM Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU

13 Juli 2026
Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Wafat
Entertainment

Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Wafat

13 Juli 2026
PMMP Buka Suara Soal Peran Kaesang di Tengah Lilitan Utang Rp2,8 Triliun
Ekonomi

PMMP Buka Suara Soal Peran Kaesang di Tengah Lilitan Utang Rp2,8 Triliun

13 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Memaknai Politik Simbol di IG Wakil Ketua DPR Dasco untuk Nadiem: Dugaan Pemberian Amnesti atau Penolakan?

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Saat OTT

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kasus Korupsi DJKA Terus Bergulir, Dua ASN Kemenhub Diperiksa

    281 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist