Jakarta- BumiJurnalis:Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (16/7/2026) diperkirakan masih berada dalam fase rawan koreksi. Meski demikian, analis menilai kondisi tersebut dapat dimanfaatkan investor ritel untuk mencermati sejumlah saham yang dinilai memiliki prospek teknikal maupun fundamental yang menarik.
Analis menyebut tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi sentimen global dan domestik, sehingga pelaku pasar diimbau tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Strategi buy on weakness atau akumulasi bertahap dinilai lebih tepat diterapkan dibandingkan melakukan pembelian secara agresif di tengah volatilitas pasar.
Di tengah potensi koreksi tersebut, investor ritel disarankan mencermati beberapa saham yang memiliki peluang bergerak positif berdasarkan analisis teknikal. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pelemahan pasar tanpa mengabaikan manajemen risiko.
Pelaku pasar juga diminta terus memantau perkembangan sentimen ekonomi global, arus dana asing, serta data ekonomi domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek. Dengan disiplin menerapkan strategi investasi dan pengelolaan risiko, investor dinilai dapat lebih siap menghadapi dinamika pasar yang masih fluktuatif.(Red)








