• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 11, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Pidum

MAPHI Dorong Polda Metro Jaya Tetapkan Status Hukum Kasus 2 PRT di Benhil

admin
4 Mei 2026
- Pidum
0 0
Warga RT 15 Benhil, Jakarta Pusat Ragu Kasus 2 PRT Berlanjut, Sebut Sosok Adriel Viari Purba Orang Besar
997
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

Baca Juga

Elegant, Dr Tifa Hanya Minta Jokowi Buktikan Ijazah

Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo

Ucapan “Yang Mulia Takut Ya?” Berujung Polemik, Dua Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan

Jakarta – Masyarakat Pemerhati Hukum Indonesia (MAPHI) mendorong Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya untuk segera memastikan status hukum kasus 2 pekerja rumah tangga (PRT) yang lompat dari lantai 4 rumah kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Pasalnya, status hukum yang membuat D (15), salah satu PRT yang meninggal dunia itu tanpa kejelasan hingga saat ini.

“Saya mendorong proses hukum terhadap 2 PRT yang lompat dari rumah kos di Benhil itu diperjelas oleh penyidik. Apalagi di pemberitaan kabid humas Polda Metro telah menjelaskan kasus ini berkaitan dengan dugaan pidana penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) hingga eksploitasi terhadap anak. Jika sudah demikian, seharusnya penyidik tak perlu ragu menetapkan sosok yang bertanggung jawab dalam kasus ini,” tutur peneliti senior MAPHI Edward Panggabean dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5).

Edward menuturkan, pihaknya pun menyoroti penyidik Polda Metro yang belum mau mengungkap sosok majikan dari kedua PRT itu. Karena kengganan itu, maka terkesan aparat Polda Metro menjadi tidak transparan dalam kasus ini.

“Saya jadinya menduga jangan-jangan ada benarnya masyarakat bahwa kasus ini tidak akan berlanjut karena sosok majikan kedua PRT itu merupakan orang besar. Jika dugaan itu benar, maka semua orang sama di hadapan hukum menjadi semacam lips service. Hukum kita pada akhirnya benar-benar hanya tajam ke bawah, tapi tak mampu menghadapi orang yang berpunya atau berkuasa,” tambah Edward.

BACA:  Praz Teguh Diperiksa Polda Metro Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group

Karena itu, kata Edward, pihaknya mendesak pihak kepolisian agar tidak ragu menyeret siapapun yang diduga melanggar hukum dalam kasus tersebut. Ini tidak sekadar persoalan 2 PRT itu, tetapi untuk menegakkan keadilan dan menegaskan bahwa negara Indonesia memang negara hukum, bukan negara kekuasaan.

“Saya kira ini yang perlu dilakukan penyidik Polda Metro untuk segera menetapkan status hukum kasus tersebut, sehingga masyarakat masih bisa mengharapkan keadilan di negara ini. Dan ini yang penting dari semua itu, saya khawatir kalau harapan sudah runtuh, mereka akan mencari jalannya sendiri untuk mendapatkan keadilan. Saya justru tidak berharap itu yang terjadi, sebagai negara yang beradab, kita justru harus memastikan due process of law bisa menjadi jalan keadilan untuk masyarakat,” tandas Edward.

Keterangan Polda
Sebelumnya, Polda Metro Jaya masih belum mau mengungkap sosok majikan dari 2 PRT yang lompat dari lantai 4 rumah kos di Benhil, Jakarta Pusat hingga saat ini. Juga termasuk sosok pemilik rumah kos tersebut, sehingga memunculkan pertanyaan dan keraguan di masyarakat bahwa proses hukum kasus tersebut tidak akan berlanjut.

Wartawan bumijurnalis.com telah berupaya berkali-kali menanyakan perihal ini kepada Kabid Humas Polda Metro Kombes. Pol. Bhudi Hermanto lewat aplikasi perpesanan Whatsapp. Namun, hingga berita ini ditayangkan Bhudi sama sekali tak membalasnya.

BACA:  Kasus Proyek Video Profil Desa di Karo, Jaga Marwah: Legislatif Jangan Terkesan Jadi Tameng Kasus Korupsi

Bhudi hanya menjawab bahwa proses hukum terhadap kasus 2 PRT itu masih berlangsung. Pasal yang diterapkan pun terkait dengan penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga eksploitasi terhadap anak.

Mengenai sosok majikan 2 PRT itu yang mengarah kepada Adriel Viari Purba, seorang warga berinisial S, ibu dari pengurus RT 15, Jl. Bendungan Walahar Buntu Nomor 32, Benhil mengatakan, pihaknya meragukan proses hukum peristiwa itu akan berlanjut. Pasalnya, pemilik rumah kos itu disebut sebagai “orang besar”.

“Nggak bakalan ada kelanjutan, sudah capai Mas,” tutur S ketika ditemui di Benhil, pada 27 April lalu.

Berdasarkan penelusuran di mesin pencari, Adriel Viari Purba merupakan seorang pengacara muda lulusan dari Universitas Atma Jaya Jakarta. Pendidikan pasca-sarjananya ditempu di Universitas Indonesia (UI). Seperti dikutip suara.com pada medio Oktober 2022, sosok ayah Adriel Viari Purba merupakan Mulia Rindo Purba yang merupakan anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra.

Nama Adriel Viari Purba juga sempat menyedot perhatian publik ikut menangani kasus narkotika yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Polda Sumatra Barat. Adriel Viari Purba ketika itu menjadi kuasa hukum dari AKBP Dody Prawiranegara yang menjadi anak buah dari Teddy Minahasa, dan membawa narkotika jenis sabu ke Jakarta.

BACA:  Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026, Libatkan 2.939 Personel

Dari keterangan warganet dan beberapa penelusuran wartawan bumijurnalis.com, Adriel Viari Purba sebagai pengacara sering mangkal di Polda Metro Jaya, khususnya di satuan narkoba. Barangkali itu pula yang membuat Adriel Viari Purba bisa menangani beberapa kasus narkoba di Polda Metro Jaya.

Berkaitan dengan Adriel Viari Purba sering mangkal di Polda Metro Jaya, wartawan bumijurnalis.com kembali mencoba menghubungi Bhudi dan Adriel Viari Purba, tetapi sama sekali tidak ada jawaban.

Untuk diketahui, peristiwa 2 PRT lompat dari lantai 4 rumah kos di Benhil, Jakarta Pusat terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026, antara pukul 23.00 hingga 00.00 WIB. PRT berinisial D (15) dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, sementara 1 orang lainnya, R (30) yang mengalami luka-luka. Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi di tempat kejadian perkara. Kendati begitu, polisi belum bisa memastikan apa alasan 2 PRT itu melompat dari rumah kos itu.

Pihak keluarga D (15) belum bisa menerima kenyataan tersebut karena kejadian yang menimpa anaknya menyisakan misteri. Karena itu, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh.

Sementara, Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan terhadap kasus 2 pekerja rumah tangga (PRT) yang lompat dari lantai 4 rumah kos di kawasan Benhil, Jakarta Pusat masih terus berlangsung. Penyidik disebut masih mendalami dugaan tidak pidana dalam peristiwa yang menewaskan 1 PRT yang berinisial D (15) itu.

Tags: BenhilJakartaKasusLompatPolda Metro JayaPRTtewas
SendShare112Tweet70Share
Kembali

Bersih-Bersih Birokrasi PKP, Jaga Marwah: Mundurnya 2 Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Lanjut

Momentum Hari Buruh, Upah Pekerja PT yang Menaungi La Masion De Pierre di Tangsel di Bawah UMK

Baca Juga

Elegant, Dr Tifa Hanya Minta Jokowi Buktikan Ijazah
Nasional

Elegant, Dr Tifa Hanya Minta Jokowi Buktikan Ijazah

9 Juli 2026
Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo
Entertainment

Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo

9 Juli 2026
Ucapan “Yang Mulia Takut Ya?” Berujung Polemik, Dua Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan
Nasional

Ucapan “Yang Mulia Takut Ya?” Berujung Polemik, Dua Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan

9 Juli 2026
Akun Instagram Diduga Anak Menkeu Purbaya Terkesan Promosi Judol
Korupsi

Akun Instagram Diduga Anak Menkeu Purbaya Terkesan Promosi Judol

7 Juli 2026
Razman Resmi Ditahan di Lapas Cipinang
Nasional

Razman Resmi Ditahan di Lapas Cipinang

27 Juni 2026
Terungkap! Polisi Temukan Botol Infus di Lokasi Penyekapan YTR
Nasional

Terungkap! Polisi Temukan Botol Infus di Lokasi Penyekapan YTR

27 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    282 shares
    Share 113 Tweet 71

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist