• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 17, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Nasional

‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi

admin
8 Oktober 2026
- Nasional
0 0
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
996
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

‎JAKARTA – Persoalan keselamatan transportasi kembali menjadi sorotan. Di tengah sejumlah insiden yang terjadi pada berbagai moda transportasi, Ketua Umum Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI), Eka Armada Danu Saptala, mendesak Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi segera melakukan evaluasi dan penyegaran terhadap sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
‎
‎Bagi ALAMP AKSI, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut struktur organisasi atau rotasi jabatan. Mereka menilai, posisi pejabat yang memiliki kewenangan pengawasan dan bertanggung jawab terhadap operasional transportasi berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa masyarakat.
‎
‎Eka menyoroti keberadaan sejumlah pejabat berstatus pelaksana tugas (Plt) pada posisi strategis. Menurutnya, apabila kondisi tersebut berlangsung terlalu lama, perlu dipastikan bahwa tidak terjadi persoalan dalam efektivitas pengambilan keputusan maupun pelaksanaan kewenangan di lapangan.
‎
‎“Jabatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat harus diisi oleh pejabat yang memiliki kewenangan penuh, kompetensi dan tanggung jawab yang jelas. Jangan sampai persoalan status jabatan justru menghambat pengambilan keputusan ketika terjadi situasi darurat,” ujar Eka.

‎Insiden Terjadi, Evaluasi Kepemimpinan Disorot

Desakan tersebut disampaikan ketika keselamatan transportasi masih menjadi perhatian di berbagai sektor, mulai dari perkeretaapian, penerbangan hingga transportasi laut.
‎
‎Di sektor perkeretaapian, Kemenhub melakukan evaluasi setelah kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur pada 27 April 2026. Evaluasi mencakup aspek operasional, prasarana, kelaikan sarana, persinyalan, prosedur kedaruratan, kompetensi sumber daya manusia hingga manajemen risiko.
‎
‎Kemenhub juga menyoroti keselamatan pada perlintasan sebidang dengan menyiapkan langkah penanganan terhadap sejumlah perlintasan yang dinilai berisiko tinggi.
‎
‎Sementara sektor penerbangan, Kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dicarter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) rute Yogyakarta–Makassar terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, dan menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
‎
‎Dilanjutkan ,menghadapi tantangan berbeda. Aktivitas vulkanik dan sebaran abu vulkanik dapat memengaruhi keselamatan serta operasional penerbangan.
‎
‎Pada 1 September 2026, Kemenhub mencatat penutupan sementara bandara yang berdampak pada puluhan penerbangan.
‎
‎Di sektor perhubungan laut, Kemenhub juga melakukan penyegaran organisasi dengan pergantian Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Langkah tersebut disebut pemerintah sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi untuk memperkuat kinerja pelayanan transportasi laut.
‎
‎Namun, bagi ALAMP AKSI, evaluasi tidak boleh berhenti pada level kementerian maupun direktorat jenderal.
‎
‎Eka meminta evaluasi ditarik hingga ke jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan kantor-kantor pelayanan teknis di daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memiliki fungsi pengawasan terhadap keselamatan transportasi.

BACA:  PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah

Baca Juga

Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

Seleksi CPNS Terindikasi Suap, Sekitar 5.000 PNS Terancam Sanksi Pemberhentian

Sudirman Said Penuhi Panggilan Kejagung, Jelaskan Perannya dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Minyak

“Ini Bicara Nyawa, Bukan Sekadar Jabatan”

Eka menegaskan, posisi strategis di sektor transportasi tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan administratif.
‎
‎Menurut dia, setiap pejabat yang diberikan mandat sebagai regulator maupun pengawas memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan standar keselamatan dijalankan dan potensi risiko ditangani sebelum berubah menjadi bencana.
‎
‎“Kalau melihat insiden yang terus terjadi, harus ada evaluasi menyeluruh terhadap internal pejabat struktural sebagai regulator utama. Ini bicara nyawa dan kehidupan manusia. Mau sampai berapa banyak lagi yang menjadi korban?” tegas Eka.
‎
‎Ia menilai, rangkaian insiden transportasi seharusnya menjadi momentum bagi Kemenhub untuk menguji kembali efektivitas sistem pengawasan dan kepemimpinan di lapangan.
‎
‎“Dilihat dari sejumlah insiden yang terjadi, tentu ada fungsi pengawasan yang harus dievaluasi. Kalau ini terus dibiarkan tanpa evaluasi terhadap jajaran pejabat, kami khawatir potensi insiden yang merenggut nyawa masyarakat kembali terjadi di kemudian hari,” katanya.
‎
‎Eka meminta evaluasi dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kinerja, kompetensi, rekam jejak, kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta kemampuan pejabat dalam mengambil keputusan ketika menghadapi kondisi darurat.

BACA:  Terseret Kasus Fadia Arafiq, KPK 'Buru' Tersangka Baru

Jangan Menunggu Tragedi Berikutnya

ALAMP AKSI juga meminta Menhub memastikan seluruh posisi yang memiliki hubungan langsung dengan keselamatan masyarakat ditempati pejabat yang mempunyai kewenangan, kapasitas dan tanggung jawab yang jelas.
‎
‎Menurut Eka, langkah evaluasi tidak seharusnya baru dilakukan setelah terjadi kecelakaan atau jatuhnya korban.
‎
‎“Jangan menunggu tragedi berikutnya baru dilakukan evaluasi. Keselamatan masyarakat harus menjadi ukuran utama dalam setiap keputusan mengenai struktur dan kepemimpinan di sektor transportasi,” pungkasnya.
‎
‎Desakan tersebut sekaligus menempatkan Kemenhub pada tantangan untuk memastikan bahwa pembenahan organisasi berjalan beriringan dengan penguatan pengawasan, penegakan standar keselamatan dan respons cepat terhadap setiap potensi risiko di seluruh moda transportasi. (Red)

BACA:  Hp Sejumlah Direktur RS Disita Kejari Jember Terkait Kasus Korupsi JKN
Tags: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan LagiMenhub Bergerak‎PB ALAMP‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi‎Soroti Keselamatan Transportasi
SendShare112Tweet70Share
Kembali

PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Lanjut

JAGA MARWAH Desak BPK & APH Awasi Proyek Venue Olahraga Sumut, Edoy: Jangan Korbankan Masa Depan Atlet

Baca Juga

Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam
Korupsi

Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

25 Juli 2026
Seleksi CPNS Terindikasi Suap, Sekitar 5.000 PNS Terancam Sanksi Pemberhentian
Korupsi

Seleksi CPNS Terindikasi Suap, Sekitar 5.000 PNS Terancam Sanksi Pemberhentian

17 Juli 2026
Sudirman Said Penuhi Panggilan Kejagung, Jelaskan Perannya dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Minyak
Korupsi

Sudirman Said Penuhi Panggilan Kejagung, Jelaskan Perannya dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Minyak

17 Juli 2026
BPK Temukan 9 Importir Berutang Macet Tetap Terima Dana Pemerintah, Nilainya Capai Rp7 Miliar
Ekonomi

BPK Temukan 9 Importir Berutang Macet Tetap Terima Dana Pemerintah, Nilainya Capai Rp7 Miliar

17 Juli 2026
Kematian Boy Simamora Dinilai Tidak Wajar, Publik Desak Polres Tapteng Usut Tuntas
Nasional

Kematian Boy Simamora Dinilai Tidak Wajar, Publik Desak Polres Tapteng Usut Tuntas

17 Juli 2026
IHSG Diproyeksikan Rawan Koreksi, Investor Ritel Disarankan Cermati Sejumlah Saham Pilihan
Ekonomi

IHSG Diproyeksikan Rawan Koreksi, Investor Ritel Disarankan Cermati Sejumlah Saham Pilihan

17 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • ‎Pendi Keling: Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965

    ‎Pendi Keling: Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Sat Reskrim Polres Asahan Ungkap Kasus Perjudian Jenis Togel Macau di Kecamatan Setia Janji

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • ‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kisah Tragis 2 PRT di Benhil, Investigasi Warganet: Sosok Majikan Mengarah ke Adriel Viari Purba, Pengacara Mangkal di Polda Metro?

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Mengungkap Dugaan Sosok Majikan: Pengacara Oknum Polisi Narkoba hingga Caleg Gagal Partai Gerindra di Tangsel

    281 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kasus Korupsi DJKA Terus Bergulir, Dua ASN Kemenhub Diperiksa

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist