Jakarta-BumiJurnalis:Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu komedian senior, Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan nama Temon Templar. Sosok yang dikenal luas lewat sitkom dan berbagai program komedi televisi ini memiliki perjalanan karier yang panjang sebelum mencapai popularitas di layar kaca.
Temon merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI). Meski memiliki latar belakang akademik di bidang psikologi, ia memilih menekuni dunia hiburan. Langkah awalnya dimulai pada 1992 sebagai penyiar di Radio SK, tempat ia mengasah kemampuan berbicara, berimprovisasi, dan membangun karakter komedinya.
Pengalaman di dunia radio menjadi bekal berharga yang mengantarkannya ke industri televisi. Namanya mulai dikenal publik setelah berduet dengan Abdel Achrian dalam sitkom “Abdel dan Temon Bukan Superstar”, yang kemudian melahirkan sejumlah program komedi lain dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu komedian papan atas Tanah Air.
Selain tampil di televisi, Temon juga aktif membintangi film, FTV, dan berbagai program hiburan. Gaya komedinya yang spontan serta kemampuannya membangun chemistry dengan rekan-rekan sesama komedian membuatnya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia.
Kepergian Temon menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan nasional. Rekam jejaknya sebagai penyiar radio, aktor, hingga komedian akan terus dikenang sebagai bagian dari perkembangan industri komedi Indonesia selama lebih dari tiga dekade.(Red)








