Sumatera Barat-BumiJUrnalis: Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatera Barat, selama masa libur sekolah. Hingga Sabtu (4/7/2026), destinasi yang terkenal dengan legenda Batu Malin Kundang tersebut menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatera maupun Pulau Jawa.
Pantai Air Manis menawarkan panorama pantai yang indah sekaligus menyimpan cerita rakyat Minangkabau yang telah dikenal luas hingga mancanegara. Banyak wisatawan terlihat mengabadikan momen di sekitar batu yang dipercaya masyarakat sebagai simbol kisah Malin Kundang, sambil menikmati suasana pantai bersama keluarga.
Legenda Malin Kundang mengisahkan seorang anak yang merantau hingga menjadi saudagar kaya. Setelah sukses, ia kembali ke kampung halamannya. Namun, ketika sang ibu menyambut dengan penuh kerinduan, Malin Kundang justru menolak mengakui ibunya karena merasa malu dengan keadaan sang ibu yang sederhana. Hati sang ibu pun hancur dan ia memanjatkan doa kepada Allah SWT agar anaknya diberi pelajaran atas kedurhakaannya. Dalam cerita rakyat tersebut, doa itu kemudian dikabulkan, kapal Malin Kundang diterjang badai, dan dirinya bersama sebagian kapalnya berubah menjadi batu. Hingga kini, batu yang berada di Pantai Air Manis menjadi ikon wisata sekaligus pengingat akan pentingnya menghormati orang tua.
Dalam ajaran Islam, kewajiban berbakti kepada kedua orang tua, khususnya ibu, ditegaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Luqman ayat 14:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)
Selain itu, dalam Surah Al-Isra ayat 23, Allah SWT memerintahkan agar seorang anak tidak berkata “ah” kepada kedua orang tuanya serta senantiasa memperlakukan mereka dengan penuh hormat dan kasih sayang.
Bagi masyarakat Minangkabau, legenda Malin Kundang tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga sarana pendidikan moral yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pesan tentang pentingnya menghormati ibu dan orang tua menjadi nilai utama yang terus dikenang melalui kisah tersebut. Karena itu, setiap musim liburan, Pantai Air Manis tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga mengajak para wisatawan untuk mengambil hikmah dari salah satu legenda paling terkenal di Indonesia.(Red)








