• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 15, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Sport

PSMS Medan Kalah Kontroversial di Bekasi: Kartu Merah dan Gol Mantan Pemain Jadi Mimpi Buruk

admin
1 Maret 2026
- Sport
0 0
997
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

BEKASI – Perjalanan PSMS Medan di Pegadaian Championship 2025/2026 harus terhenti dengan rasa pahit. Bertandang ke markas FC Bekasi City, Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, Ayam Kinantan tumbang 2-1 dalam laga yang diwarnai drama kartu merah dan kontroversi kepemimpinan wasit.

Kekalahan ini semakin menyulitkan posisi PSMS di papan klasemen menjelang jeda Ramadan.

Baca Juga

PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah

Irfan : Prancis Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026

DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open

Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama

Sejak menit awal, PSMS tampil mendominasi. Felipe Cadenazzi nyaris membuka skor, dua sundulan Erwin Gutawa memaksa kiper timnas U-20, Ikram Algiffari, bekerja keras, sementara sepakan keras Clayton da Silva membuat jantung suporter Bekasi berdegup kencang.

Namun, gemilangnya penampilan Ikram yang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial membuat dominasi PSMS tak berbuah gol hingga turun minum.

BACA:  Google Paparkan Visi Terbaru, 'Agentic AI Google'

Petaka Cedera dan Kartu Merah

Petaka pertama datang saat Saddam Hi Tenang harus ditarik keluar karena cedera menjelang jeda. Pelatih Eko Purdjianto terpaksa memasukkan Arif Setiawan, mengubah keseimbangan tim tamu.

Baca Juga : Rekor Maut Bekasi City Diuji PSMS: Laga Panas Perebutan Gengsi di Patriot

Di babak kedua, baru satu menit berjalan, Ramadhan sukses membobol gawang PSMS memanfaatkan kelengahan lini belakang. Gol cepat itu seperti pukulan telak bagi mental pemain.

Situasi makin runyam ketika Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Renan Silva.

Padahal, Zikri tengah menggantikan Kim Jeung-ho yang absen akibat akumulasi kartu. Keputusan wasit yang dianggap terlalu mudah mengeluarkan kartu untuk PSMS ini langsung menuai protes.

Bermain dengan 10 orang, konsentrasi Ayam Kinantan pecah. Mantan pemain PSMS, Ikhsan Chan, dengan dingin menggandakan keunggulan tuan rumah memanfaatkan situasi tersebut.

BACA:  Trail of The Kings UTMB 2026, Sumut Destinasi Sport Tourism Dunia

Gol Penalti Tak Cukup

Meski tertinggal dan kehilangan pemain, PSMS tak menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya hadiah penalti didapat.

Cadenazzi yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Ikram Algiffari, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Sayang, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah.

Amarah Pelatih: “Keputusan Wasit Ganggu Konsentrasi”

Usai laga, Eko Purdjianto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti ketimpangan keputusan wasit yang dinilai merugikan PSMS.

“Di babak kedua, Bekasi mengambil inisiatif agresif dan kita lengah dengan gol cepat. Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi. Kenapa kartu kuning begitu mudah diberikan untuk PSMS? Ini jadi catatan serius untuk komisi wasit,” tegas Eko dengan nada tinggi.

Eko juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, terutama Clayton yang tampil impresif meski belum mencetak gol.

BACA:  Bukan Sekadar Pisang! Ekspor 9 Ton ke Malaysia Jadi Bukti "Kekuatan Tersembunyi" Sumut Go International

“Peluang memang tipis, tapi kami akan maksimalkan sisa pertandingan dan berharap hasil lebih baik,” tambahnya.

Senada, pemain PSMS Nazar Nurzaidin mengungkapkan kekecewaannya. “Kecewa dengan hasil pasti. Pemain dan penonton mungkin tahu apa yang dilakukan referee. Ada banyak keputusan kurang tepat yang mengganggu jalannya pertandingan seru ini,” ujarnya.

Dampak Kekalahan dan Jeda Ramadan

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi PSMS yang kini harus turun ke peringkat 7 klasemen dengan 32 poin.

Sementara FC Bekasi City naik ke posisi 5 dengan 35 poin. Laga kontroversial ini sekaligus menutup kompetisi sebelum jeda Ramadan dan Idul Fitri selama sebulan penuh.

Setelah libur panjang, PSMS dijadwalkan menjalani laga krusial melawan PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 mendatang di Stadion Utama Sumatera Utara.

Laga itu akan menjadi penentu apakah PSMS masih bisa bersaing di papan atas atau justru terpuruk. (FD)

Tags: #ayamkinantan#DramaKartuMerah#FCBekasiCity#kitamedandotcom#KontroversiWasit#PegadaianChampionship#psmsmedan#SepakBolaIndonesia
SendShare112Tweet70Share
Kembali

Manchester City Taklukkan Leeds United 1-0 di Elland Road, Gol Semenyo Jadi Penentu

Lanjut

Iran Guncang Dunia: IRGC Umumkan “Operasi Paling Menghancurkan” Balas Kematian Khamenei, AS-Israel Bersiap Hadapi Badai Pembalasan

Baca Juga

PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah
Internasional

PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah

13 Juli 2026
Irfan : Prancis Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026
Nasional

Irfan : Prancis Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026

24 Juni 2026
DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open
Daerah

DSIL Kirim Atlet Terbaik Deliserdang ke Pariaman Open

22 Juni 2026
Trail of The Kings UTMB 2026, Sumut Destinasi Sport Tourism Dunia
Internasional

Trail of The Kings UTMB 2026, Sumut Destinasi Sport Tourism Dunia

17 Juni 2026
Kejati Sumut Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Aset PTPN untuk Proyek Citraland
Pidum

Kejati Sumut Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Aset PTPN untuk Proyek Citraland

11 Juni 2026
10 Tahun Buron, Akhirnya Tertangkap! Kejagung Ringkus DPO Korupsi Dana Sertifikasi Tanah PTPN di Riau
Pidum

10 Tahun Buron, Akhirnya Tertangkap! Kejagung Ringkus DPO Korupsi Dana Sertifikasi Tanah PTPN di Riau

11 Juni 2026
Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Memaknai Politik Simbol di IG Wakil Ketua DPR Dasco untuk Nadiem: Dugaan Pemberian Amnesti atau Penolakan?

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Saat OTT

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kasus Korupsi DJKA Terus Bergulir, Dua ASN Kemenhub Diperiksa

    281 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kerabat Dasco dan Raffi Ahmad di Pusaran Kekuasaan, Negara Serasa Milik Keluarga

    290 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
  • ESKRIM Nilai Sufmi Dasco Ahmad Layak Diperhitungkan dalam Bursa Calon Presiden 2029

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist