• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juni 13, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Sport

PSMS Medan Kalah Kontroversial di Bekasi: Kartu Merah dan Gol Mantan Pemain Jadi Mimpi Buruk

admin
1 Maret 2026
- Sport
0 0
991
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

BEKASI – Perjalanan PSMS Medan di Pegadaian Championship 2025/2026 harus terhenti dengan rasa pahit. Bertandang ke markas FC Bekasi City, Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, Ayam Kinantan tumbang 2-1 dalam laga yang diwarnai drama kartu merah dan kontroversi kepemimpinan wasit.

Kekalahan ini semakin menyulitkan posisi PSMS di papan klasemen menjelang jeda Ramadan.

Baca Juga

Kejati Sumut Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Aset PTPN untuk Proyek Citraland

10 Tahun Buron, Akhirnya Tertangkap! Kejagung Ringkus DPO Korupsi Dana Sertifikasi Tanah PTPN di Riau

Jeka Saragih UFC Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan

Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama

Sejak menit awal, PSMS tampil mendominasi. Felipe Cadenazzi nyaris membuka skor, dua sundulan Erwin Gutawa memaksa kiper timnas U-20, Ikram Algiffari, bekerja keras, sementara sepakan keras Clayton da Silva membuat jantung suporter Bekasi berdegup kencang.

Namun, gemilangnya penampilan Ikram yang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial membuat dominasi PSMS tak berbuah gol hingga turun minum.

BACA:  Menang 2-1 Atas Crystal Palace, MU Kudeta Posisi Aston Villa

Petaka Cedera dan Kartu Merah

Petaka pertama datang saat Saddam Hi Tenang harus ditarik keluar karena cedera menjelang jeda. Pelatih Eko Purdjianto terpaksa memasukkan Arif Setiawan, mengubah keseimbangan tim tamu.

Baca Juga : Rekor Maut Bekasi City Diuji PSMS: Laga Panas Perebutan Gengsi di Patriot

Di babak kedua, baru satu menit berjalan, Ramadhan sukses membobol gawang PSMS memanfaatkan kelengahan lini belakang. Gol cepat itu seperti pukulan telak bagi mental pemain.

Situasi makin runyam ketika Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Renan Silva.

Padahal, Zikri tengah menggantikan Kim Jeung-ho yang absen akibat akumulasi kartu. Keputusan wasit yang dianggap terlalu mudah mengeluarkan kartu untuk PSMS ini langsung menuai protes.

Bermain dengan 10 orang, konsentrasi Ayam Kinantan pecah. Mantan pemain PSMS, Ikhsan Chan, dengan dingin menggandakan keunggulan tuan rumah memanfaatkan situasi tersebut.

BACA:  Arsenal Dapat 'Jalan Tol' ke Final? Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions Bikin Fans The Gunners Tersenyum Lebar

Gol Penalti Tak Cukup

Meski tertinggal dan kehilangan pemain, PSMS tak menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya hadiah penalti didapat.

Cadenazzi yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Ikram Algiffari, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Sayang, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah.

Amarah Pelatih: “Keputusan Wasit Ganggu Konsentrasi”

Usai laga, Eko Purdjianto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti ketimpangan keputusan wasit yang dinilai merugikan PSMS.

“Di babak kedua, Bekasi mengambil inisiatif agresif dan kita lengah dengan gol cepat. Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi. Kenapa kartu kuning begitu mudah diberikan untuk PSMS? Ini jadi catatan serius untuk komisi wasit,” tegas Eko dengan nada tinggi.

Eko juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, terutama Clayton yang tampil impresif meski belum mencetak gol.

BACA:  Tim Safari Ramadhan Simalungun Turun ke Rambung Merah, Bupati Minta Perkuat Ukhuwah

“Peluang memang tipis, tapi kami akan maksimalkan sisa pertandingan dan berharap hasil lebih baik,” tambahnya.

Senada, pemain PSMS Nazar Nurzaidin mengungkapkan kekecewaannya. “Kecewa dengan hasil pasti. Pemain dan penonton mungkin tahu apa yang dilakukan referee. Ada banyak keputusan kurang tepat yang mengganggu jalannya pertandingan seru ini,” ujarnya.

Dampak Kekalahan dan Jeda Ramadan

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi PSMS yang kini harus turun ke peringkat 7 klasemen dengan 32 poin.

Sementara FC Bekasi City naik ke posisi 5 dengan 35 poin. Laga kontroversial ini sekaligus menutup kompetisi sebelum jeda Ramadan dan Idul Fitri selama sebulan penuh.

Setelah libur panjang, PSMS dijadwalkan menjalani laga krusial melawan PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 mendatang di Stadion Utama Sumatera Utara.

Laga itu akan menjadi penentu apakah PSMS masih bisa bersaing di papan atas atau justru terpuruk. (FD)

Tags: #ayamkinantan#DramaKartuMerah#FCBekasiCity#kitamedandotcom#KontroversiWasit#PegadaianChampionship#psmsmedan#SepakBolaIndonesia
SendShare111Tweet69Share
Kembali

Manchester City Taklukkan Leeds United 1-0 di Elland Road, Gol Semenyo Jadi Penentu

Lanjut

Iran Guncang Dunia: IRGC Umumkan “Operasi Paling Menghancurkan” Balas Kematian Khamenei, AS-Israel Bersiap Hadapi Badai Pembalasan

Baca Juga

Kejati Sumut Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Aset PTPN untuk Proyek Citraland
Pidum

Kejati Sumut Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Aset PTPN untuk Proyek Citraland

11 Juni 2026
10 Tahun Buron, Akhirnya Tertangkap! Kejagung Ringkus DPO Korupsi Dana Sertifikasi Tanah PTPN di Riau
Pidum

10 Tahun Buron, Akhirnya Tertangkap! Kejagung Ringkus DPO Korupsi Dana Sertifikasi Tanah PTPN di Riau

11 Juni 2026
Jeka Saragih UFC Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan
Pidum

Jeka Saragih UFC Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan

11 Juni 2026
Kontroversi Tiket Perdana AFF, Zaidaan Damar: Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat
Nasional

Kontroversi Tiket Perdana AFF, Zaidaan Damar: Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat

29 Mei 2026
Kepling Dikerahkan Bersihkan Stadion Teladan, Kini Malah di Incak Club Pelari
Daerah

Kepling Dikerahkan Bersihkan Stadion Teladan, Kini Malah di Incak Club Pelari

29 Mei 2026
Teks Foto: Sundar Pichai Bos Google yang Low Profil. Ist
Internasional

Google Paparkan Visi Terbaru, ‘Agentic AI Google’

24 Mei 2026
Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Korupsi BGN, Diduga Korwil & Kanreg Sumut Terindikasi ‘Anak Main’ Sonny Sanjaya

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Pelarian Terpidana TPPU Rp4, 7 M Liauw Inggarwati & Bastian Widjaja Berakhir

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Namanya Terseret, Djaka Budhi:Minta Publik Ikuti Persidangan

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • KPK Tetapkan Bupati Edison Tersangka, Dugaan Korupsi Muara Enim

    279 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Korupsi BGN, Diduga Korwil & Kanreg Sumut Terindikasi ‘Anak Main’ Sonny Sanjaya

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Pelarian Terpidana TPPU Rp4, 7 M Liauw Inggarwati & Bastian Widjaja Berakhir

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Namanya Terseret, Djaka Budhi:Minta Publik Ikuti Persidangan

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • KPK Tetapkan Bupati Edison Tersangka, Dugaan Korupsi Muara Enim

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Polemik Pernyataan Soal Optimalisasi Pajak, Misbakhun Disorot PDI Perjuangan hingga Tuai Kritik Netizen

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Wabup DS Lom-Lom Kecewa, Kantor Camat Sunggal Pajang Fotonya Kondisi Rusak

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist