Jakarta-BumiJurnalis: Pernyataan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, yang mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak guna memperkuat kondisi fiskal dan menekan rasio utang negara, menuai sorotan dari sejumlah pihak.
Dorongan tersebut kemudian memunculkan kritik dari sejumlah anggota DPR RI, termasuk dari Fraksi PDI Perjuangan. Salah satu yang menyampaikan kritik adalah Deddy Yevri Hanteru Sitorus yang menilai pernyataan terkait kebijakan pajak tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi lembaga DPR RI secara keseluruhan.
Melalui unggahan di media sosial Facebook, Deddy menyebut pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Misbakhun sebagai anggota DPR RI, bukan representasi suara lembaga parlemen.
“Yang ngomong naikkan atau optimalkan pajak itu Ketua Komisi XI dari Partai Golkar, tapi serangan dialihkan ke Ketua dan lembaga DPR RI. Misbakhun bicara secara pribadi sebagai anggota DPR dan bukan sebagai juru bicara DPR RI, ini kerjaan buzzer siapa? ” tulis Deddy dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan publik. Sejumlah warganet turut memberikan komentar, sebagian mengkritik sikap Misbakhun yang dinilai terlalu menonjol dalam menyampaikan isu pajak, sementara sebagian lainnya mempertanyakan adanya kepentingan politik di balik polemik tersebut.
Beberapa komentar netizen yang muncul antara lain menyinggung bahwa isu tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap citra Partai Golkar maupun lembaga DPR RI.
“Misbakhun cari muka terus, Pajak Ndas mu,” tulis salah satu akunakun @robinson hutapea
Selain itu ada juga mengingatkan Deddy Sitorus, “Bakhun itu DPR RI, bagian lembaga. Kau pun pura-pura ga ngerti juga lae” Pungkas
Komentar lain juga menyoroti kebijakan pajak serta mempertanyakan arah komunikasi politik yang berkembang dalam polemik tersebut.
Di sisi lain, muncul pula sorotan terkait narasi pemberitaan yang dianggap sebagian pihak terlalu mengarah pada konflik antarpartai.
Hingga kini, polemik tersebut terus menjadi perbincangan di ruang publik, terutama terkait posisi anggota DPR dalam menyampaikan pandangan mengenai kebijakan nasional.
Diketahui, Deddy Yevri Hanteru Sitorus merupakan anggota DPR RI periode 2019–2024 dan kembali menjabat sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalimantan Utara.
Ia merupakan kader PDI Perjuangan dan saat ini bertugas di Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, kepemiluan, serta aparatur negara.
Sementara itu, Misbakhun merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar yang memimpin Komisi XI DPR RI, komisi yang membidangi keuangan, perbankan, serta kebijakan fiskal dan moneter.(Red)






