Deliserdang-BumiJurnalis: Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengaku kecewa setelah mengetahui foto resmi dirinya dipasang dalam kondisi rusak dan kumal di salah satu ruangan Kantor Camat Sunggal. Menurutnya, kondisi tersebut tidak semestinya terjadi di lingkungan pemerintahan dan mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap simbol serta pejabat daerah.
Lom Lom menilai keberadaan foto yang sudah tidak layak namun tetap dipajang menimbulkan pertanyaan mengenai perhatian dan tanggung jawab aparatur terkait. Ia bahkan menduga terdapat unsur kesengajaan karena foto tersebut tidak segera diganti meski kondisinya telah rusak.
“Sebagai pejabat publik, tentu saya merasa kecewa. Foto resmi yang dipasang di kantor pemerintahan seharusnya dijaga dan dirawat dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, Lom Lom menegaskan tidak ingin memperbesar persoalan tersebut. Ia menyatakan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Deli Serdang dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, amanah yang diberikan masyarakat serta partai-partai pengusung pada Pilkada lalu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, ia memilih tetap bekerja dan hadir di tengah masyarakat dibanding larut dalam polemik yang berkembang.
Polemik ini kembali menarik perhatian publik terhadap dinamika pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang. Sebelumnya, Lom Lom juga sempat menjadi sorotan karena tidak menghadiri sejumlah agenda penting pemerintah daerah, termasuk pelantikan pejabat yang dipimpin Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan.
Ketidakhadirannya saat itu memunculkan berbagai spekulasi terkait keterlibatan dalam proses penentuan dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Namun, Lom Lom memilih tidak menanggapi lebih jauh isu tersebut dan berharap seluruh pejabat yang telah dilantik mampu bekerja secara profesional, mengutamakan pelayanan publik, serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, sebelumnya membantah adanya ketidakharmonisan antara bupati dan wakil bupati. Ia menegaskan komunikasi dan koordinasi dalam pengambilan kebijakan strategis tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Kasus foto resmi yang rusak di Kantor Camat Sunggal kini menjadi perhatian masyarakat karena dinilai menyangkut etika birokrasi serta penghormatan terhadap simbol pemerintahan daerah. Publik berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap hubungan internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. (Red)






