Jakarta – Sejumlah artikel yang memberitakan Mufli Budi Ananda, asisten pribadi Raffi Ahmad, pesohor sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni raib bak ditelan bumi. Artikel yang dimuat situs berita VIVA.co.id sama sekali tak bersisa.
Berdasarkan pantauan pada Senin (29/6) ini, sejumlah tautan berita yang sebelumnya sempat terindeks di mesin pencari Google kini sudah tidak dapat diakses dan dialihkan ke halaman error 404.
Warganet mulai menyadari penghapusan (take down) sejumlah artikel pada situs berita Viva.co.id itu ketika publik ingin mengaksesnya. Akan tetapi, tampilan halaman beritanya justru berubah dengan tulisan “HALAMAN TIDAK DITEMUKAN”.
Fakta tersebut membuat warganet bertanya-tanya apa sesungguhnya yang terjadi? Mungkinkah situs berita selevel Viva.co.id melakukan swasensor? Atau ada semacam permintaan dari orang-orang tertentu yang ingin menghapus artikel itu, yang dinilai bagian dari pembungkaman pers?
Fakta tersebut perlu dijawab, dan mungkin menjadi tugas Dewan Pers agar tidak ada kekhawatiran akan dugaan pembungkaman pers pada masa pemerintahan ini.
Nama Mufli Budi Ananda, asisten Raffi itu menjadi sorotan dan perbincangan publik lantaran masuk dalam jajaran Komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel Tbk dan POSCO Korea Selatan yang bergerak di industri baja terpadu.
Mufli diketahui merupakan asisten pribadi Raffi Ahmad. Berdasarkan data PDDIKTI, ia merupakan lulusan Diploma III Teknik Listrik dan sempat melanjutkan kuliah di Program Studi Teknik Industri ISTN, namun status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018–2019.
Penunjukan tersebut pun memicu beragam tanggapan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan latar belakang pendidikan dan pengalaman Mufli untuk mengisi posisi strategis di perusahaan industri baja, sementara yang lain menilai berdasarkan kinerja dari Mufli.
Menurut laporan Bloomberg, Mufli menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Posco mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro.







