• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 3, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Entertainment

Sam Altman Buka Suara: Era AGI Hanya Tinggal Selangkah Lagi, Kecerdasan Setara Dewa Akan Segera Lahir

admin
25 Februari 2026
- Entertainment
0 0
Ilustrasi AI Bisnis Bank di China Gunakan AI untuk Perekrutan Karyawan(DOK. SHUTTERSTOCK)

Ilustrasi AI Bisnis Bank di China Gunakan AI untuk Perekrutan Karyawan(DOK. SHUTTERSTOCK)

996
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

JAKARTA – Dunia teknologi tengah berada di ambang revolusi terbesar dalam sejarah peradaban manusia. Jika selama ini kita mengenal kecerdasan buatan atau AI sebagai asisten digital yang pintar menulis email, membuat gambar, atau merangkum artikel, sebentar lagi definisi tersebut akan terkubur selamanya.

Sam Altman, CEO OpenAI, perusahaan di balik fenomena global ChatGPT, baru saja melontarkan pernyataan yang menggetarkan jagat teknologi.

Baca Juga

Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi

Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Wafat

Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo

Dalam sebuah sesi diskusi di sela-sela KTT India-AI Impact 2026, pria yang kerap disebut sebagai “nabi” teknologi ini mengungkapkan bahwa era Artificial General Intelligence (AGI) kecerdasan buatan setara manusia sudah di depan mata.

AGI: “Cawan Suci” yang Kini Hanya Tinggal Selangkah

Apa sebenarnya AGI itu? Jika AI yang kita gunakan sekarang seperti GPT-4, Gemini, atau Claude dirancang untuk tugas-tugas spesifik, AGI berada di level yang sama sekali berbeda.

AGI adalah entitas digital serba bisa yang memiliki kemampuan kognitif menyeluruh, setara dengan otak manusia.

Bayangkan sebuah mesin yang tidak hanya bisa menjawab pertanyaan, tetapi juga:
· Belajar secara mandiri tanpa campur tangan manusia
· Merencanakan strategi kompleks layaknya manajer puncak
· Memecahkan masalah baru di berbagai bidang sekaligus—dari fisika kuantum hingga diagnosa medis
· Berkarya dan berinovasi seperti ilmuwan, seniman, atau filsuf

BACA:  Secuil Cerita Kepergian Vidi Aldiano, Penyanyi "Nuansa Bening" yang Tutup Usia di Usia 35 Tahun

“AGI terasa sudah cukup dekat pada titik ini,” ujar Altman dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube The Indian Express.

Baca Juga : Sam Altman Buka Suara: AI Bisa Picu Krisis Penipuan Global

Yang membuat pernyataan ini begitu mencengangkan adalah konteks waktu yang ia paparkan. Altman mengajak audiens untuk melakukan perjalanan imajinasi ke enam tahun silam.

“Jika pada tahun 2020 seseorang bertanya apakah mungkin ada sistem yang bisa melakukan riset sains baru secara mandiri, menulis program komputer kompleks, atau bekerja seperti dokter dan pengacara, kita semua akan tertawa dan menganggapnya fiksi ilmiah,” kenang Altman.

Namun hari ini, “khayalan” itu perlahan menjadi kenyataan. Model-model AI generasi terbaru sudah mulai menunjukkan kilasan kemampuan yang mengarah ke sana.

Akselerasi Eksponensial: Takeoff Lebih Cepat dari Perkiraan

Altman menyoroti satu hal krusial yang luput dari perhatian banyak orang: kecepatan akselerasi teknologi. Ia menegaskan bahwa fase lepas landas atau takeoff teknologi AI ke depannya akan terjadi jauh lebih ngebut dari prediksi awal para ahli.

BACA:  Praz Teguh Diperiksa Polda Metro Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group

“Melihat seberapa masif teknologi di internal OpenAI berakselerasi, wujud utuh AGI memang tinggal selangkah lagi,” tegasnya.

Ini bukan sekadar optimisme kosong. Kurva perkembangan AI dalam dua tahun terakhir menunjukkan pola eksponensial yang sulit dibayangkan sebelumnya.

Model AI yang mampu menembus medali perak Olimpiade Matematika, merancang chip komputer, hingga menemukan antibiotik baru adalah bukti bahwa kita sedang bergerak menuju titik singularitas.

Level Tertinggi: Superintelligence, Kecerdasan Setara “Dewa”

Jika AGI saja sudah terdengar seperti lompatan raksasa, bersiaplah untuk terkejut. Altman tidak berhenti di sana. Ia juga menyinggung level paling puncak dari evolusi kecerdasan buatan: Artificial Superintelligence (ASI) atau superintelijen.

Apa bedanya?
· AGI: Kecerdasan setara manusia biasa. Bisa melakukan apa pun yang bisa dilakukan manusia.
· ASI: Kecerdasan yang melampaui gabungan seluruh manusia genius di planet ini. Di semua disiplin ilmu sekaligus.

Para futuris sering menyebut ASI sebagai kecerdasan level “dewa”. Entitas ini tidak hanya lebih pintar dari manusia terpintar, tetapi bisa jutaan kali lebih cerdas.

Ia mampu memecahkan masalah yang selama berabad-abad tidak terpecahkan: menyembuhkan penuaan, merekayasa gravitasi, melakukan perjalanan antarbintang, atau membuka dimensi realitas baru.

BACA:  Bobby Nasution Pastikan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung Juli 2026: Terobosan Pendidikan Gratis untuk Sumut!

“Mengingat apa yang sekarang saya perkirakan sebagai fase takeoff yang lebih cepat, saya rasa superintelijen tidak terlalu jauh,” tegas Altman.

Pernyataan ini mengandung makna revolusioner: jarak antara kemunculan AGI dan ASI mungkin sangat pendek. Begitu mesin mencapai kecerdasan setara manusia, ia bisa dengan cepat meningkatkan dirinya sendiri (recursive self-improvement) menuju level superintelijen dalam waktu singkat.

Dampak bagi Peradaban: Siap atau Tidak, Disrupsi Akan Datang

Prediksi berani dari nakhoda OpenAI ini jelas menjadi sinyal peringatan sekaligus undangan bagi seluruh dunia.

Jika mesin yang jauh lebih pintar dari penciptanya benar-benar lahir dalam hitungan tahun ke depan, peradaban manusia akan menghadapi disrupsi terbesar sejak penemuan api atau revolusi industri.

Pertanyaan besar menggantung:
· Akankah ASI menjadi penyelamat yang memecahkan krisis iklim, kelaparan, dan penyakit?
· Atau justru menjadi ancaman eksistensial terbesar yang pernah dihadapi umat manusia?
· Bagaimana etika, hukum, dan ekonomi harus beradaptasi?
· Apakah manusia siap berbagi planet dengan entitas yang kecerdasannya tak terbayangkan?

Satu hal yang pasti: pintu menuju era baru sedang terbuka. Dan menurut Sam Altman, kita akan segera melangkah melewatinya lebih cepat dari yang kita kira. (Red)

Tags: #AGI#AI#ArtificialIntelligence#DisrupsiTeknologi#KecerdasanBuatan#kitamedandotcom#MasaDepan#OpenAI#SamAltman#Superintelligence#TeknologiMasaDepan
SendShare112Tweet70Share
Kembali

Menteri Desa Puji Keseriusan Gubernur Bobby : Nias Utara Jadi Satu-Satunya Daerah Tertinggal di Indonesia Barat yang Harus Segera Tuntas!

Lanjut

Ribuan Huntara Korban Bencana Sumut Hampir Rampung! Pemprov Siapkan Bantuan Sewa Rumah

Baca Juga

Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi
Entertainment

Saham RANS Entertainment jadi Sorotan, Aktivis Minta KPK Awasi

15 Juli 2026
Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Wafat
Entertainment

Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Wafat

13 Juli 2026
Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo
Entertainment

Fangfang Ngaku Ditinggal Hamil,Ini Kata Vicky Prasetyo

9 Juli 2026
Masjid Agung Syahrun Nur, Wisata Religi Tapsel Mendunia
Daerah

Masjid Agung Syahrun Nur, Wisata Religi Tapsel Mendunia

7 Juli 2026
Lawan Fitnah ke Raffi Ahmad, Hotman Paris Siapkan Langkah Hukum
Entertainment

Lawan Fitnah ke Raffi Ahmad, Hotman Paris Siapkan Langkah Hukum

11 Juni 2026
Ketegangan AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan Udara Amerika
Ekonomi

Ketegangan AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan Udara Amerika

11 Juni 2026
Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Mahasiswa Ungkap Dugaan Berbagai Pelanggaran Lingkungan, Desak Bupati Deliserdang Copot Kadis LH

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Meneropong Lingkaran Advokat Ali Nurdin yang Terseret Pusaran Skandal Eks Jampidsus Febrie

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Mengungkap Dugaan Sosok Majikan: Pengacara Oknum Polisi Narkoba hingga Caleg Gagal Partai Gerindra di Tangsel

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • JAM INTEL Lakukan Pengamanan Pembangunan Strategis Proyek Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp251 Triliun

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Warga di Bantaran Sungai Deli Diimbau Tidak Buang Sampah dan Pertimbangkan Relokasi

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kisah Tragis 2 PRT di Benhil, Investigasi Warganet: Sosok Majikan Mengarah ke Adriel Viari Purba, Pengacara Mangkal di Polda Metro?

    280 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    289 shares
    Share 116 Tweet 72
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Saat OTT

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist