• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 3, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Internasional

“Perang Dunia III di Ambang Pintu! Rusia Buka Suara soal Serangan AS ke Iran: Trump Munafik!”

admin
28 Februari 2026
- Internasional
0 0
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto/Reuters)

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto/Reuters)

992
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

JAKARTA – Dunia seolah olah sedang menahan napas di tengah ketegangan yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran. Setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Tehran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari, Rusia akhirnya angkat bicara—dan kata katanya menusuk langsung ke jantung kebijakan luar negeri Gedung Putih.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, yang merupakan otak kanan Vladimir Putin, menyebut serangan tersebut membongkar topeng damai yang selama ini dipakai Washington.

Baca Juga

Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun

Sengketa Pulau Kecil Berpenduduk 500 Jiwa, Incaran Lapak Industri Kasino & Prostitusi

Rudal Balistik Hantam Pangkalan Militer AS di Kuwait

Dalam sebuah pernyataan keras melalui kanal Telegram resminya, Medvedev menyebut bahwa AS selama ini menggunakan perundingan nuklir hanya sebagai kamuflase untuk mempersiapkan perang.

“Sang pembawa damai sekali lagi menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya,” tulis Medvedev dengan nada penuh sarkasme.

“Semua negosiasi dengan Iran hanyalah operasi penyamaran. Tidak ada yang meragukan itu. Tidak ada yang benar-benar ingin menyepakati apa pun.”

Pernyataan ini langsung viral dan menuai perdebatan di kalangan analis geopolitik. Pasalnya, Medvedev tidak hanya mengkritik aksi militer AS, tetapi juga menyebut Presiden Donald Trump sebagai aktor utama di balik kebijakan “tekanan maksimum” yang kini berubah menjadi “agresi terbuka.”

BACA:  Bobby Nasution Pastikan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung Juli 2026: Terobosan Pendidikan Gratis untuk Sumut!

Trump: “Waktu Berdebat Habis, Iran Harus Dihentikan!”

Di pihak AS, Trump membela serangan ini sebagai langkah preventif yang tak terelakkan. Dalam pidato darurat beberapa jam setelah serangan, Trump menegaskan bahwa Iran telah diberi terlalu banyak kesempatan melalui jalur diplomasi.

Baca Juga : Breaking News: AS dan Israel Lancarkan Operasi Epic Fury ke Iran, Targetkan Pemimpin Tertinggi!

“Waktu untuk berdebat sudah habis. Iran telah mengabaikan setiap kesempatan untuk perdamaian. Amerika tidak akan membiarkan rezim yang mengancam dunia dengan teror untuk memiliki senjata paling mematikan di bumi,” tegas Trump di hadapan pendukungnya.

Trump juga menyoroti pengayaan uranium Iran yang terus berlanjut di fasilitas bawah tanah serta aktivitas proksi Teheran di Yaman, Suriah, dan Lebanon yang dinilai mengancam stabilitas kawasan dan jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz.

Namun, langkah militer ini justru memicu reaksi berantai yang tak terduga. Hanya dalam hitungan jam setelah serangan AS, Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan balasan besar besaran yang mengguncang Timur Tengah.

Timur Tengah Bergolak! Iran Hantam 5 Pangkalan AS Sekaligus

Dalam apa yang disebut sebagai “Operasi Balasan Syahid”, IRGC menargetkan aset aset strategis Amerika dan sekutunya di lima negara sekaligus.

BACA:  Bobby Nasution Luncurkan Internet Gratis di 8 Kota Sumut, Sindir Wali Kota Medan Soal Kamera Gelap

Ketegangan meledak di sejumlah titik, memicu kekhawatiran akan pecahnya perang regional yang bisa melibatkan lebih banyak negara.

1. Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
Ledakan dahsyat dilaporkan terdengar di pinggiran ibu kota UEA, memicu kepanikan massal.

Otoritas setempat langsung menutup sebagian ruang udara dan mengerahkan sistem pertahanan jarak jauh. Sejumlah saksi mata mengaku melihat kilatan cahaya di langit sebelum suara dentuman keras mengguncang bangunan.

2. Manama, Bahrain
Pangkalan Angkatan Laut Armada Kelima AS yang berada di Bahrain menjadi sasaran utama. Sirene perang meraung raung di seluruh penjuru kota, memaksa warga berlarian ke tempat perlindungan bawah tanah.

Sistem pertahanan udara bekerja tanpa henti menghalau rudal rudal yang datang bertubi tubi dari arah Teluk Persia.

3. Kuwait City, Kuwait
Pemerintah Kuwait mengonfirmasi bahwa wilayah udaranya ditembus oleh sejumlah proyektil asing. Sistem pertahanan udara langsung diaktifkan, dan seluruh penerbangan sipil dihentikan.

Militer Kuwait menyatakan sedang dalam siaga tertinggi untuk mengantisipasi kemungkinan serangan susulan.

4. Doha, Qatar
Pangkalan Udara Al-Udeid, markas terbesar militer AS di Timur Tengah yang menampung ribuan personel dan pesawat tempur canggih, juga masuk dalam daftar target.

BACA:  Yutaka Tokunaga: MoU Jepang-Indonesia Kerap Mandek

Sistem pertahanan Patriot Qatar dilaporkan berhasil mencegat setidaknya satu rudal jarak menengah yang mengarah ke pusat kota Doha. Meski begitu, ketegangan di pangkalan tetap tak terkira.

5. Irak
Fasilitas fasilitas militer yang menampung pasukan koalisi pimpinan AS di berbagai wilayah Irak juga tidak luput dari serangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban atau kerusakan di lokasi tersebut.

Dunia Menanti Langkah Selanjutnya

Dengan eskalasi secepat ini, para pengamat khawatir bahwa konfrontasi ini bisa menjadi pemicu Perang Dunia III.

Rusia, yang selama ini menjadi sekutu dekat Iran, terus memantau situasi dengan seksama. Medvedev mengirimkan sinyal peringatan bahwa jika konflik meluas, Moskow tidak akan tinggal diam.

“Jika kepentingan kami atau sekutu kami terancam, kami memiliki hak untuk merespons dengan cara yang paling tegas,” tambah Medvedev dalam pernyataannya.

Sementara itu, PBB dilaporkan akan menggelar sidang darurat Dewan Keamanan dalam 24 jam ke depan. Namun dengan adanya hak veto dari AS dan Rusia, kecil kemungkinan resolusi signifikan bisa dicapai.

Kini, seluruh mata dunia tertuju ke Timur Tengah. Akankah eskalasi ini berhenti sebelum semuanya terlambat, atau justru menjadi awal dari konflik global yang selama ini ditakuti? (FD)

Tags: #ASSerangIran#BeritaTerkini#IranBalasSerang#kitamedandotcom#KrisisGlobal#PerangDuniaIII#RusiaVsAS#TimurTengahMembara#TrumpMunafik
SendShare111Tweet70Share
Kembali

Masjid KH Ahmad Dahlan UMSU: Wagub Surya Tegaskan Kampus dan Rumah Ibadah Harus Bersinergi Bangun Peradaban

Lanjut

Manchester City Taklukkan Leeds United 1-0 di Elland Road, Gol Semenyo Jadi Penentu

Baca Juga

Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun
Internasional

Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun

17 Juli 2026
Sengketa Pulau Kecil Berpenduduk 500 Jiwa, Incaran Lapak Industri Kasino & Prostitusi
Ekonomi

Sengketa Pulau Kecil Berpenduduk 500 Jiwa, Incaran Lapak Industri Kasino & Prostitusi

13 Juli 2026
Rudal Balistik Hantam Pangkalan Militer AS di Kuwait
Internasional

Rudal Balistik Hantam Pangkalan Militer AS di Kuwait

13 Juli 2026
PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah
Internasional

PSSC, Langkah Jeka Saragih Bangun Mimpi Atlet Daerah

13 Juli 2026
Legenda Haskri dan Bayang-Bayang YLA
Internasional

Legenda Haskri dan Bayang-Bayang YLA

10 Juli 2026
Anggota DPR & 47 Pejabat Ditangkap Kasus Korupsi
Internasional

Anggota DPR & 47 Pejabat Ditangkap Kasus Korupsi

7 Juli 2026
Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Mahasiswa Ungkap Dugaan Berbagai Pelanggaran Lingkungan, Desak Bupati Deliserdang Copot Kadis LH

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Mengungkap Dugaan Sosok Majikan: Pengacara Oknum Polisi Narkoba hingga Caleg Gagal Partai Gerindra di Tangsel

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Meneropong Lingkaran Advokat Ali Nurdin yang Terseret Pusaran Skandal Eks Jampidsus Febrie

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Terkesan Pelecehan Verbal ke Gubernur Sherly, JAGA MARWAH: Sahroni Belum Jera

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • JAM INTEL Lakukan Pengamanan Pembangunan Strategis Proyek Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp251 Triliun

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Warga di Bantaran Sungai Deli Diimbau Tidak Buang Sampah dan Pertimbangkan Relokasi

    279 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    289 shares
    Share 116 Tweet 72
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Saat OTT

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist