Mobilitas Tinggi Idul Adha, LLAJ Tunda Penutupan Jalan Jembatan Gondang

Daerah, Ragam11 Dilihat

Jawa Timur-BumiJurnalis:Tingginya mobilitas masyarakat menjelang Idul Adha serta kebutuhan distribusi logistik kurban, menjadi pertimbangan dilakukannya penutupan jalan jembatan gondang, Tulungagug Jawa Timur.

Hal tersebut tegas disampaikan KBO Satlantas Polres Tulungagung Iptu Ahmad Zainudin , Minggu (24/5/202)bahwa hasil rapat Bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan kepolisian imbas perbaikan total konstruksi Jembatan Gondang.

“Penyesuaian ini dilakukan karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha sehingga distribusi hewan kurban tidak terganggu,” kata Ahmad.

BACA:  Bobby Nasution Pastikan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung Juli 2026: Terobosan Pendidikan Gratis untuk Sumut!

Penutupan yang semula dijadwalkan mulai Senin (25/5) diundur menjadi Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan perbaikan jembatan direncanakan berlangsung hingga 11 Desember 2026 dengan penerapan rekayasa lalu lintas selama masa penutupan.

Kendaraan roda enam dan kendaraan bertonase besar dari arah Trenggalek akan dialihkan melalui simpang empat Durenan menuju simpang empat Bandung, kemudian melintasi Kecamatan Campurdarat hingga simpang empat Tamanan.

BACA:  Pengakuan Ibunda Glen Dito, Korban Penganiayaan LS Cs: "Anak Saya Disterum dan Dipukuli"

Jalur tersebut juga berlaku bagi kendaraan dari arah Tulungagung, Blitar, dan Kediri menuju Trenggalek.

“Untuk kendaraan bertonase tinggi diarahkan melalui jalur Campurdarat,” ujarnya.

Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda empat dapat menggunakan jalur alternatif melalui simpang tiga Gondang menuju simpang tiga Polsek Kalangbret, serta akses melalui simpang tiga Balai Desa Bendungan menuju Jalan Raya Mojoarum dan simpang tiga Malasan.

BACA:  Sugiat Santoso: Kasus Nenek Saudah Harus Berujung Keadilan Hukum dan Keadilan Adat

Satlantas Polres Tulungagung juga menyiapkan personel di sejumlah titik pengalihan arus pada masa awal penutupan untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat.

“Setelah kondisi lalu lintas stabil, pengawasan akan dilakukan melalui patroli rutin,” pungkas Ahmad.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *