Polda Metro Masih Bungkam soal Sosok Majikan dan Pemilik Rumah Kos 2 PRT yang Lompat dari Lantai 4

Hukum41 Dilihat

Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya masih belum mengungkap sosok majikan dari 2 pekerja rumah tangga (PRT) yang lompat dari lantai 4 rumah kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat hingga saat ini. Juga termasuk sosok pemilik rumah kos tersebut, sehingga memunculkan pertanyaan dan keraguan di masyarakat bahwa proses hukum kasus tersebut tidak akan berlanjut.

Wartawan bumijurnalis.com telah berupaya berkali-kali menanyakan perihal ini kepada Kabid Humas Polda Metro Kombes. Pol. Bhudi Hermanto lewat aplikasi perpesanan Whatsapp. Namun, hingga berita ini ditayangkan Budi sama sekali tak membalasnya.

Sebelumnya, Bhudi hanya menjawab bahwa proses hukum terhadap kasus 2 PRT itu masih berlangsung. Pasal yang diterapkan pun terkait dengan penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga eksploitasi terhadap anak.

Mengenai sosok majikan 2 PRT itu yang mengarah kepada Adriel Viari Purba, seorang warga berinisial S, ibu dari pengurus RT 15, Jl. Bendungan Walahar Buntu Nomor 32, Benhil, mengatakan, pihaknya meragukan proses hukum peristiwa itu akan berlanjut. Pasalnya, pemilik rumah kos itu disebut sebagai “orang besar”.

BACA:  Polisi Pangkat Kombes Dijatah THR 2 Miliar, Hakim Cecar Arnaldo soal Bagi-bagi Suap

“Nggak bakalan ada kelanjutan, sudah capai Mas,” tutur S ketika ditemui di Benhil pada 27 April lalu.

Berdasarkan penelusuran di mesin pencari, Adriel Viari Purba merupakan seorang pengacara muda lulusan dari Universitas Atma Jaya Jakarta. Pendidikan pasca-sarjananya ditempuh di Universitas Indonesia (UI). Seperti dikutip suara.com pada medio Oktober 2022, sosok ayah Adriel Viari Purba merupakan Mulia Rindo Purba yang merupakan anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Gerindra.

Nama Adriel Viari Purba juga sempat menyedot perhatian publik ikut menangani kasus narkotika yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Polda Sumatra Barat. Adriel Viari Purba ketika itu menjadi kuasa hukum dari AKBP Dody Prawiranegara yang menjadi anak buah dari Teddy Minahasa, dan membawa narkotika jenis sabu ke Jakarta.

BACA:  Soal Jasa Editing 0 Rupiah di Kasus Amsal Sitepu, Kejagung : Biaya Dianggarkan Lebih Dari Satu Kali

Dari keterangan warganet dan beberapa penelusuran wartawan bumijurnalis.com, Adriel Viari Purba sebagai pengacara sering mangkal di Polda Metro Jaya, khususnya di satuan narkoba. Barangkali itu pula yang membuat Adriel Viari Purba bisa menangani beberapa kasus narkoba di Polda Metro Jaya.

Berkaitan dengan Adriel Viari Purba sering mangkal di Polda Metro Jaya, wartawan bumijurnalis.com kembali mencoba menghubungi Budi dan Adriel Viari Purba, tetapi sama sekali tidak ada jawaban.

Untuk diketahui, peristiwa 2 PRT lompat dari lantai 4 rumah kos di Benhil, Jakarta Pusat terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026, antara pukul 23.00 hingga 00.00 WIB. PRT berinisial D (15) dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, sementara 1 orang lainnya, R (30) yang mengalami luka-luka. Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi di tempat kejadian perkara. Kendati begitu, polisi belum bisa memastikan apa alasan 2 PRT itu melompat dari rumah kos itu.

BACA:  Dokter Richard Lee Akhirnya Ditahan Polisi, Dinilai Tak Kooperatif dan Kedapatan Live TikTok Saat Dipanggil

Pihak keluarga D (15) belum bisa menerima kenyataan tersebut karena kejadian yang menimpa anaknya menyisakan misteri. Karena itu, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh.

Sementara, Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan terhadap kasus 2 PRT yang lompat dari lantai 4 rumah kos di kawasan Benhil, Jakarta Pusat masih terus berlangsung. Penyidik disebut masih mendalami dugaan tidak pidana dalam peristiwa yang menewaskan 1 PRT yang berinisial D (15) itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *