• Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Oktober 3, 2026
Bumi Jurnalis
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Tak ada hasil
Tampilkan semua
Bumi Jurnalis
Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam
Home Ekonomi

Yutaka Tokunaga: MoU Jepang-Indonesia Kerap Mandek

admin
6 Juni 2026
- Ekonomi, Internasional
0 0
Yutaka Tokunaga: MoU Jepang-Indonesia Kerap Mandek
994
VIEWS
WAShare on FacebookShare on TwitterTele

Jakarta-BumiJurnalis:Seorang pengusaha asal Jepang yang telah lama berkiprah di Indonesia menyoroti fenomena banyaknya nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak Jepang dan Indonesia yang berakhir tanpa realisasi proyek yang jelas.

Sorotan tersebut disampaikan CEO perusahaan teknologi yang beroperasi di Indonesia dan Jepang, Yutaka Tokunaga, dalam tulisannya yang dipublikasikan pada 1 Juni 2026. Ia mempertanyakan keberlanjutan berbagai MoU yang ditandatangani pemerintah, perusahaan besar, maupun investor Jepang di Indonesia.

Baca Juga

BPK Temukan 9 Importir Berutang Macet Tetap Terima Dana Pemerintah, Nilainya Capai Rp7 Miliar

IHSG Diproyeksikan Rawan Koreksi, Investor Ritel Disarankan Cermati Sejumlah Saham Pilihan

Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun

Menurut Tokunaga, seremoni penandatanganan MoU sering mendapat perhatian luas dan menjadi konsumsi publik. Namun, perkembangan proyek yang menjadi tujuan kerja sama tersebut kerap tidak terdengar lagi setelah acara berlangsung.

BACA:  AS Kubur Kapsul Waktu 400 Kg, Dibuka Tahun 2276

Ia menjelaskan bahwa secara internasional, MoU pada dasarnya merupakan kesepakatan awal dengan kekuatan hukum yang terbatas. Dokumen tersebut berfungsi untuk membangun hubungan, menyamakan visi kerja sama, serta menjadi landasan menuju kontrak yang lebih konkret.

“MoU seharusnya menjadi titik awal sebuah kerja sama, bukan tujuan akhir,” tulis Tokunaga.

Namun, dalam praktiknya, terutama pada proyek yang melibatkan institusi pemerintah, penandatanganan MoU sering diperlakukan sebagai pencapaian tersendiri. Setelah ditandatangani, kegiatan tersebut dipublikasikan secara luas melalui media massa maupun media sosial dan kerap dihitung sebagai indikator keberhasilan lembaga atau pejabat terkait.

BACA:  Enam Kapal Penangkap Ikan Terbakar di Pelabuhan Belawan, Belasan Armada Damkar Dikerahkan

Tokunaga menilai salah satu faktor yang menyebabkan banyak proyek tidak berlanjut adalah perbedaan cara pandang antara pihak Jepang dan Indonesia. Perusahaan Jepang umumnya memandang MoU sebagai langkah menuju implementasi proyek nyata yang memiliki target, jadwal pelaksanaan, serta perhitungan pengembalian investasi yang jelas.

Sebaliknya, sebagian mitra lokal dinilai lebih menitikberatkan pada pembangunan relasi, pembukaan peluang kerja sama di masa depan, atau bahkan nilai politis yang dapat diperoleh dari penandatanganan kerja sama tersebut.

Perbedaan ekspektasi itu, menurutnya, sering kali baru terlihat setelah MoU ditandatangani sehingga menimbulkan kesenjangan dalam proses pelaksanaan proyek.

BACA:  Nasib P3K Paruh Waktu di Sumut Terkatung-katung, Hingga 5 Februari 2026 Gaji Tak Jelas, Keluarga Ikut Menjerit

Tokunaga juga menyoroti bahwa banyak proyek di Indonesia mampu berjalan hingga tahap Proof of Concept (PoC) atau proyek percontohan. Namun saat memasuki fase implementasi penuh, berbagai kendala mulai muncul, mulai dari persetujuan anggaran, mekanisme pengadaan, birokrasi yang berbelit, hingga dinamika internal organisasi.

Akibatnya, sejumlah proyek yang sebelumnya dinilai menjanjikan akhirnya tidak berlanjut dan gagal mencapai tahap operasional yang sesungguhnya.

Pandangan tersebut kembali memunculkan diskusi mengenai pentingnya memastikan setiap penandatanganan MoU diikuti dengan peta jalan yang jelas, komitmen pelaksanaan yang terukur, serta mekanisme pengawasan agar kerja sama yang dibangun tidak berhenti sebatas seremoni dan dokumentasi.(Red)

Tags: Ekonomi InternasionalInvestasiMoU JepangYutaka Tokunaga
SendShare111Tweet70Share
Kembali

Namanya Terseret, Djaka Budhi:Minta Publik Ikuti Persidangan

Lanjut

Jeka Saragih UFC Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan

Baca Juga

BPK Temukan 9 Importir Berutang Macet Tetap Terima Dana Pemerintah, Nilainya Capai Rp7 Miliar
Ekonomi

BPK Temukan 9 Importir Berutang Macet Tetap Terima Dana Pemerintah, Nilainya Capai Rp7 Miliar

17 Juli 2026
IHSG Diproyeksikan Rawan Koreksi, Investor Ritel Disarankan Cermati Sejumlah Saham Pilihan
Ekonomi

IHSG Diproyeksikan Rawan Koreksi, Investor Ritel Disarankan Cermati Sejumlah Saham Pilihan

17 Juli 2026
Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun
Internasional

Tiga Perwira Senior dan Lima Insinyur Ditangkap dalam Dugaan Korupsi Proyek RS Militer Rp1,14 Triliun

17 Juli 2026
500 Penghuni Deli Mas Plaza Tolak Pengosongan Paksa, Siap Gelar Aksi Damai
Daerah

500 Penghuni Deli Mas Plaza Tolak Pengosongan Paksa, Siap Gelar Aksi Damai

17 Juli 2026
Sengketa Pulau Kecil Berpenduduk 500 Jiwa, Incaran Lapak Industri Kasino & Prostitusi
Ekonomi

Sengketa Pulau Kecil Berpenduduk 500 Jiwa, Incaran Lapak Industri Kasino & Prostitusi

13 Juli 2026
PDIP: Periksa Menteri ESDM Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU
Ekonomi

PDIP: Periksa Menteri ESDM Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU

13 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tak ada hasil
Tampilkan semua

Populer

  • Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

    Piala Dunia 2026 Usai, Anggaran Hak Siar Rp 1,3 Terus Dikecam

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Mahasiswa Ungkap Dugaan Berbagai Pelanggaran Lingkungan, Desak Bupati Deliserdang Copot Kadis LH

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Sempat Dibidik Kortastipidkor, Ketua DPC Peradi Bandung Ali Nurdin Bantah Terlibat di Pusaran Kasus Eks Jampidsus Febrie

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Mengungkap Dugaan Sosok Majikan: Pengacara Oknum Polisi Narkoba hingga Caleg Gagal Partai Gerindra di Tangsel

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Meneropong Lingkaran Advokat Ali Nurdin yang Terseret Pusaran Skandal Eks Jampidsus Febrie

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Masuk Golongan Asnaf, Ladislao Tuai Pujian Aksinya Modifikasi Ojol

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • Sat Reskrim Polres Asahan Ungkap Kasus Perjudian Jenis Togel Macau di Kecamatan Setia Janji

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Terkesan Pelecehan Verbal ke Gubernur Sherly, JAGA MARWAH: Sahroni Belum Jera

    279 shares
    Share 112 Tweet 70

Terpopuler

  • Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    Diduga Terindikasi Korupsi Program MBG, Ini Kata Dek Gam…

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
  • Kejati Jambi Dalami Korupsi DPRD Merangin, Ahli Mulai Diperiksa

    289 shares
    Share 116 Tweet 72
  • “Mas Bahlil Ganteng”: Ketika Hujatan Berubah Jadi Popularitas Massal

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Bunda Yin Sebut Kantor Gerindra Sumut Menjadi Contoh

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kasus 2 PRT di Benhil, Sosok Majikan AVP Jadi Tersangka Pekerjakan Anak di Bawah Umur

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Kejatisu Didesak Usut Dugaan Mafia MBG di Tapteng-Sibolga, Nama Hasva Pasaribu Ikut Disorot

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Erni Sitorus Diteriaki “Pembohong” Saat Dialog dengan Mahasiswa, ‘Mau Sampai Kapan Berbohong?’

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Harga Emas Batangan Terkoreksi, Antam Turun Rp21 Ribu per Gram

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Saat OTT

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Kuasa Hukum CRAB Laporkan Bank Mandiri ke OJK, Tuding Ada Pencairan Dana Rp123 Miliar Tanpa Hak

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Bumi Jurnalis

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Navigasi

  • Home
  • Redaksi
  • Indeks
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

Tak ada hasil
Tampilkan semua
  • Home
  • Nasional
  • Korupsi
  • Pidum
  • Politik
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Sport
  • Entertainment
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Ragam

© 2026 BumiJurnalis.com - Mengabarkan Fakta, Mencerdaskan Bangsa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist