Medan-BumiJurnalis:Usai viral diasmi Danlantamal Belawan Medan, komplotan begal kembali berulah melakukan aksinya secara keji di jalan Platina Kota Medan.
Warga Medan Sumatera Utara yang begitu bangga terhadap TNI AL Danlantamal Belawan usai tangkap begal sadis, membot , kali ini seaakan memancing amarah warga.
Tindakan para pelaku yang sudah sangat meresahkan masyarakat ini terbilang sangat sadis dan tak segan-segan melukai korbannya dengan cara membacok menggunakan senjata tajam (sajam) yang sudah dipersiapkan.
Informasi yang diperoleh Bumijurnalis.com, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi pada malam Hari Raya Idul Adha di Jalan Platina VII C, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (27/5/2026) dini hari.
Awalnya, korban seorang diri mengendarai sepeda motor jenis matic. Saat melintas di lokasi, korban dipepet dan dihadang oleh sejumlah orang dengan membawa senjata tajam (sajam).
Mirisnya, meski korbannya mengalami luka bacok, malah salah satu pelaku dari komplotan tersebut yang tewas. Korban disebutkan berusaha mempertahankan motornya dan menyelamatkan diri.
Bengisnya, pelaku menendang korban hingga terjatuh. Yang paling sadisnya, saat korban tak berdaya, para pelaku langsung membacok korban secara berulang kali.
Dalam kondisi berlumuran darah, korban berlari sembari berteriak meminta pertolongan dari warga sekitar. Sementara sepeda motor korban tidak berhasil dirampas para pelaku.
Masyarakat yang mendengar teriakan korban langsung mencoba mengejar para pelaku yang pontang-panting melarikan diri. Kabarnya, karena sudah dalam keadaan gugup dan panik dikejar warga, motor yang dikendarai salah satu pelaku mengalami kecelakaan yang mengakibatkan satu pelaku tewas usai terhempas ke aspal jalan. Di sisi lain, korban disebutkan dalam keadaan selamat dan mendapat perawatan di rumah sakit terdekat.
Terkait kejadian tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Rosef menyebut korban sudah membuat laporan polisi dan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.
“(Kejadiannya) betul. Korban sudah buat laporan di Polsek Medan Labuhan,” kata Rosef, Rabu (27/5/2026) malam.
Saat disinggung salah satu pelaku begal tewas karena kecelakaan saat dikejar warga, Rosef juga membenarkannya.
“Benar. Namun kita masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut untuk pengungkapan. Demikian,” pungkasnya. (Red/MPO)






