Medan – Kontroversi keberadaan kerabat dan asisten Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad di kekuasaan masih terus jadi perbincangan. Pasalnya, negara dinilai dikelola secara serampangan dan seolah-olah menjadi milik keluarga tertentu.
Penelusuran dari berbagai kanal informasi, keberadaan keluarga dan orang-orang terdekat Raffi mengisi sejumlah posisi di pemerintahan. Mulai dari kepala daerah, anggota parlemen, komisaris BUMN hingga jabatan setingkat menteri.
Akan tetapi, tidak hanya Raffi, kerabat Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad pun tersebar di berbagai posisi. Mulai di Kejaksaan Agung, DPRD hingga terbaru sebagai eselon 1 di Kementerian Keuangan. Dasco dan Raffi seolah-olah berlomba menempatkan kerabat dan keluarganya di berbagai posisi di pusat kekuasaan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison Tamba menilai keran demokrasi 1998 justru melegitimasi posisi relasi keluarga atau kelompok untuk bersama-sama dalam kekuasaan. Dan hal tersebut tidak lagi disebut sebagai nepotisme dan kolusi.
Atas nama demokrasi, kata Edison, kerabat elite atau politikus ditempatkan di posisi strategis pada pemerintahan dan jabatan komisaris BUMN.
“Ketika elite ini berkuasa, maka mereka mengelola negara seperti milik keluarga. Perilaku demikianlah yang sedang dipertontonkan tokoh seperti Dasco dan Raffi tanpa malu-malu. Negara seperti milik keluarga mereka,” kata Edison dalam keterangannya, Rabu (8/7).
Soal perilaku koruptif itu, kata Edison, seorang sosiolog Belanda Profesor Wertheim sudah menggambarkannya terang benderang dalam esainya berjudul Segi Segi Sosiologi Korupsi di Asia Tenggara. Mengutip Wertheim, Edison mengatakan, nepotisme berakar kuat dalam norma-norma sosial di masyarakat Jawa.
Karena itu, kata Edison, kesetiaan kepada keluarga dan kerabat menjadi lebih penting ketimbang kesetiaan kepada institusi. “Korupsi beradaptasi dengan realitas politik baru sambil mempertahankan fondasi budaya lama,” tandas Edison.
Berikut daftar keluarga dan kerabat Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang saat ini menjabat di sektor publik:
– Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR 2024-2029.
– Reda Manthovani (adik ipar Dasco) Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI.
– Evita Manthovani (adik Reda sekaligus adik ipar Dasco), Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.
– Rany Mauliani (adik ipar Dasco), Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Periode 2024-2029.
Sedangkan keluarga dan kerabat Raffi Ahmad yang berada di jabatan publik sebagai berikut:
– Raffi Ahmad – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja.
– Nisya Ahmad (adik kandung), anggota DPRD Jawa Barat.
– Jeje Ritchie Ismail (adik ipar), Bupati Bandung Barat.
– Tubagus Fiki Chikara Satari (kakak ipar/suami sepupu), Direktur Utama TVRI.
– Barry Tamin (adik ipar, suami Caca Tengker), Komisaris Independen PT Sarinah.
– Dony Oskaria (kerabat Nagita Slavina dari keluarga besar Rieta Amilia), Kepala BP BUMN.
– Mufli Budi Ananda (asisten Raffi Ahmad), Komisaris PT Krakatau Steel.







